Tren Fashion Wanita Kekinian Tahun 2019

Tren Fashion Wanita Kekinian Tahun 2019

Semua wanita pasti suka tampil mempesona agar bisa memberikan kepercayaan diri  maksimal. Setiap wanita memiliki selera yang berbeda mengenai gaya busana yang cocok dengan kepribadian. Toh, ada banyak model baju atasan yang siap melengkapi bawahan Anda, misalnya sweater, cardigan, blouse, kaos, dress, dan lain-lain. Tinggal padukan saja dengan rok atau celana yang akan mempercantik penampilan Anda sesuai acara. Anda wajib update tren fashion wanita 2019 yang kekinian berikut ini.

  • Atasan off shoulder

Anda memiliki bahu yang bagus untuk diekspose? Coba saja memakai model atasa off shoulder yang ngetren dikalangan wanita. Pilih model baju yang sesuai dengan keinginan Anda, misalnya blus, gaun atau playsuit yang bisa membuat penampilan lebih segar. Toh, memakai atasan dengan bahu terekspose tak selalu terlihat erotis. Anda bisa menampilkan kesan seksi tanpa berlebihan, lho!

Namun, bagaimana dengan wanita yang memiliki lengan besar atau kurang ramping? Tak perlu panik sebab Anda tetap bisa mengaplikasikan tren fashion wanita 2019 yang naik daun ini. Anda bisa memilih model pakaian atasan blus lengan panjang dengan warna netral atau polos. Padukan dengan celana model palazzo yang akan membuat Anda terlihat sempurna.

  • Dress tanpa lengan

Siapa yang suka memakai dress untuk acara formal atau semi formal? Gaun terusan menjadi item fashion wanita mana saja. Gaun tanpa lengan menjadi pilihan banyak wanita sebab bisa menampilkan kesan anggun dan feminim. Anda bisa memilih model gaun panjang atau pendek sesuai dengan selera saja.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan kalau berniat memakai tren fashion wanita 2019 yang terus booming lapak303 ini. Pertama, pastikan Anda mengontrol gerakan dengan baik agar tidak menimbulkan bau badan di bagian ketiak. Bagi pemilik tubuh gemuk dengan bagian lengan yang besar, sebaiknya hindari memilih model gaun terusan tanpa lengan ini. Bentuk tubuh wanita sangat mempengaruhi dalam memilih pakaian yang tepat dengan lekuk tubuh.

  • Hoodie

Tren fashion wanita 2019 tak pernah lepas dari peran hoodie. Sweater dengan topi ikonik untuk para wanita yang ingin tampil lebih kasual. Tinggal pilih model hoodie dengan resleting atau tali depan saja. Hoodie sendiri banyak digunakan untuk kegiatan olahraga atau jogging ringan. Buat Anda yang ingin tampil lebih santai saat hangout bersama teman-teman, pilih hoodie yang bisa dipadukan dengan celana jeans dan kaos.

  • Blazer dan bike short

Para desainer dunia tampaknya ingin membuat sesuatu yang tidak mainstream terjadi. Penampilan wanita memakai blazer dan celana pendek ketat  yang banyak digunakan oleh atlit bersepeda. Mungkin pernampilan Anda bakal terlihat aneh kalau digunakan untuk acara kantor, tetapi Anda bisa terlihat stunning saat pergi ke mall atau hangout bersama teman-teman.

  • Boiler suits

Tren fashion wanita 2019 yang booming adalah Boiler suits atau jenis jumpsuit yang memberikan kesan maskulin.  Atasan berupa kemeja dengan bawahan celana yang mirip digunakan para pegawai bengkel ini telah berubah menjadi gaya fashion yang kekinian. Pilih model dan warna yang cocok dengan tubuh Anda ya!

  • Motif full flower

Sebenarnya bisa dikatakan bahwa pakaian dengan motif full flower selalu disukai banyak wanita. Model atasan penuh bunga baik blus atau gaun menjadi salah satu item fashion yang wajib ada di lemari Anda. Tinggal padukan dengan jaket, cardigan atau celana yang cocok. Bahkan sepatu atau tas dengan embroidery flower akan semakin melengkapi pesona Anda menerapkan tren fashion wanita 2019 yang tidak pernah mati, lho!

  • Padded Jackets

Para kaum Hawa di negeri yang identik dengan musim dingin, pasti memiliki pladded jacket di lemari koleksi mereka. Anda bisa pula memasukkan padded jacket pada item fashion wajib selama musim dingin atau penghujan nanti. Tidak harus selalu terlihat dengan bentuk biasa yang tebal, Anda bisa memilih model padded jacket yang lebih unik dan menarik. Tetap bergaya saat musim dingin, kenapa tidak?

  • Fringe

Tren fashion wanita 2019 tidak lepas dari pengaruh fringe yang hits pada tahun 2018 lalu. Anda bisa menemukan aneka busana dengan gaya fringe termasuk aksesoris seperti tas atau sling bag fringe. Penampilan yang glamour dan seksi bisa Anda ciptakan dengan memilih dress atau gaun terusan dengan tambahan detail fringe yang ciamik. Dijamin Anda bakal tampil lebih bergaya tanpa kehilangan kesan seksi yang luar biasa.

  • Bohemian style

Buat anak muda yang ingin tampil memakai tren fashion wanita 2019, bisa memilih gaya pakaian dengan rumbai-rumbai. Gaya hippie bisa membuat Anda tampil menarik dengan tambahan aksesoris unik. Tak peduli dengan pilihan busana yang memadukan beraneka warna, anak muda akan tampil lebih percaya diri. Mau bergaya dengan OOTD sempurna, coba saja pakai Bohemian style yang kece badai.

  • Knit wear

Anda pasti sering menemukan busana dari bahan rajutan yang sukses merebut perhatian kaum Hawa di mana saja. Ya, pakaian rajut baik model blus atau sweater akan membuat penampilan Anda terlihat lebih chic. Padukan dengan celana jeans yang bisa memberikan kesan sederhana tanpa kehilangan gaya kekinian. Bisa dikatakan kalau knit wear merupakan busana wanita yang tak pernah lekang oleh waktu dari jaman ke jaman. Anda wajib punya minimal satu item di lemari ya!

Membicarakan gaya busana wanita yang terus berubah sepanjang waktu memang tidak pernah ada habisnya. Tren fashion wanita 2019 bisa saja berubah seiring perkembangan gaya busana yang banyak diminati kalangan. Nah, apakah Anda juga ingin tampil lebih menarik di tahun 2019 ini?

Sejarah Adidas

Sejarah adidas

Ketika Anda menyaksikan Kanye West dan Stella McCartney sedang berkolaborasi, kamu akan tahu merek apa yang ada pada momen tersebut.Merek tersebut adalah ADIDAS. Tetapi tahukah Anda tentang sejarah panjang Adidas, Keberhasilannya saat ini tidaklah mengejutkan. Adidas merintis dari sekadar memproduksi alas kaki atletik, hingga memiliki pakaian dan sepatu yang menjadi Brand Fashion populer. Logo trefoil yang terkenal itu telah berkembang pesat dan akan menjadi lebih sukses lagi di masa depan.

Saudara Rudolf dan Adolf Dassler menciptakan Gebruder Dassler Schuhfabrik (Pabrik Sepatu Dassler Brothers) bersama di kota kecil Bavaria pada tahun 1924. Misi mereka adalah Untuk membuat sepatu atletik berdasarkan pengalaman mereka sendiri sebagai atlet amatir yang ulung. Pada tahun 1936, Adolf melaju ke daerah Olimpiade, berharap meyakinkan atlet Olimpiade untuk memakai sepatu mereka. Dia menang atas pelari cepat Jesse Owens dengan sepasang sepatu yang sangat ringan dengan paku buatan tangan. Sponsor atletik pertama untuk seorang Amerika Afrika. Ketika Jesse Owens memenangkan emas di Olimpiade Berlin 1936, atlet di seluruh dunia bertanya tentang sepatu Dassler.

Setelah banyak perselisihan selama Perang Dunia kedua, saudara-saudara Dassler berpisah. Rudolf kemudian membentuk Puma, sementara Adolf menciptakan portmanteau dengan julukannya, “Adi”, dan nama keluarganya, “Dassler”, maka tercipatlah nama “Adidas” yang ia daftarkan secara resmi pada tahun 1949. Pada tahun 1952, Adidas memperoleh tanda tangan tiga logo bar dari perusahaan lain dengan harga setara Dolar eropa 1600 dan dua botol wiski pokergalaxy.

Adidas menjadi nama Sponsor ketika tim sepak bola nasional Jerman memenangkan final Piala Dunia 1954 dengan beberapa anggota tim tersebut mengenakan sepatu Adidas. Kemenangan Jerman yang diluar dugaan melawan Hongaria melambungkan tim Nasional Jerman dan Adidas menjadi sorotan Internasional.

Pada tahun 1967 membawa Adidas mengalami perubahan lebih lanjut. Dalam keputusan penting bagi perusahaan, Adidas meluncurkan pakaian pertamanya, Baju olahraga Franz Beckenbauer. Dinamai untuk pesepakbola Jerman yang terkenal dengan postur tubuh ramping ini menggabungkan gaya dan kepraktisan, dan membuka pintu kemajuan bagi pergantian Adidas dari bidang alsa kaki ke dalam bidang pakaian.

Pada tahun 70-an, Adidas melampaui pembuatan sepatu untuk pemain sepak bola, memperluas jangkauan jenis sepatu atletiknya menjadi jenis sepatu panjat gunung dan senam. Produksi pakaian juga berkembang pesat, meskipun fokusnya jauh lebih pada utilitarianisme daripada fashion. Grafis tebal yang menampilkan logo Adidas trefoil ditempel di kaos, celana pendek, dan pakaian olahraga lainnya. Baju olahraga melambung pesat berkembang dalam budaya disko. Seperti melihat logo olahraga Adidas di lantai dansa menjadi hal biasa. Pada 1978 Adi Dassler meninggal dunia. Putranya Horst yang telah membawa Adidas ke tahun 80-an dengan fokus yang lebih besar pada pakaian.

Tahun 80-an membawa kegemaran kebugaran, dengan pakaian olahraga menjadi tidak hanya praktis, tetapi modis. Dikarena pakaian tersebut di jahit dengan lebih baik dan mengunakan kain sintetis seperti Gore-Tex menjadi populer. Tapi jazzercise bukan satu-satunya area di mana Adidas bersinar. Bintang-bintang hip hop pun turut mengubah reputasi Adidas. Baju olahraga yang mudah untuk menari, dan warna-warna cerah dan grafik cocok dengan gaya berani hip hop. Grup hip hop Amerika, Run DMC bahkan merilis lagu berjudul “my adidas”. Di sebuah konser, band ini mengangkat sepatu Adidas di depan kerumunan 40.000 penggemarnya. Adidas menjadi modern jalanan yang di gemari banyak orang, dan dengan salah satu sponsor non-atletik pertama untuk merek pakaian olahraga.

Awal 90-an membawa masalah keuangan bagi perusahaan Adidas. Kematian Horst Dassler meninggalkan perusahaan dengan kepemimpinan yang dipertanyakan dan perusahaan tersebut menderita kerugian yang bersejarah pada tahun 1992. Setelah Robert Louis-Dreyfus mengambil alih pimpinan, Adidas kembali ke jalurnya. Beberapa sepatu Adidas yang paling klasik dibuat atau diterbitkan kembali selama periode ini. Termasuk the Gazelle, yang disukai oleh para model, bintang Britpop, dan musisi hip hop. Adidas menjadi favorit bintang-bintang seperti Jay-Z dan Diddy, yang memantapkan konsep menjadi begitu populer sehingga Anda tidak perlu “berpakaian”. Penonton kasual yang berpusat pada sepak bola di Inggris juga menyukai Adidas, yang modis dan nyaman di pakai.

Adidas kembali booming di tahun 2000-an. Perusahaan mencari kolaborasi dengan para model mogul seperti Stella McCartney, Mary Katrantzou, dan bahkan Kanye West. Baju olahraga ini kembali muncul di panggung Grime, dan gaya hidup kasual yang dipromosikan Adidas lebih diinginkan daripada sebelumnya. Dari kota kecil di Bavaria hingga menjalar sampai athleisure, Adidas sudah cukup umur, dan memiliki masa depan yang cerah dengan busana yang dapat diakses dimasa depan.